Mengikuti perkuliahan filsafat yang diampu
oleh prof. Marsigit menjadi pengalaman tersendiri bagi saya pribadi. Beliau
menjelaskan tentang peranan filsafat dalam kaitanya dengan kehidupan
seharai-hari kita. Dalam berfilsafat akan semakin mendekatkan diri dengan sang
kholiq. Dalam perkuliahan filsafat ini beliau juga memberikan materi berkaitan
dengan perkembangan pendidikan mulai dari jaman colonial atau industrial
menjadi kearah yang semkain modern. Untuk ringkasan perkuliahan dari setiap
pertemuan dapat kami sampaikan sebagai berikut:
|
Minggu |
Ringkasan
materi |
|
1 |
Perkenalan,
Mekanisme Perkuliahan & Mengenal Filsafat Pertemuan
pertama pada perkulaiah filsafat ini, Prof. Marsigit memulai dengan
menyampaikan mekanisme perkuliahan yang akan dilaksanakan selama satu
semester. Proses perkuliahan yang dilakukan beliau dengan memanfaatkan
aplikasi video conference atau zoom meeting sebagai sarana untuk
melaksanakan perkuliahan. Selain itu beliau juga memanfaatkan WA sebagai
sarana berkomunikasi dengan mahasiswa terkait dengan informasi-informasi
perkuliahan, tugas-tugas dan lain sebagainya. Selama perkuliahan filsafat
beliau akan terdapat tugas-tugas disetiap pertemuanya, yaitu merefleksi
terkait dengan setiap pertemuan yang dilakukan. Beliau juga memanfaatkan
facebook untuk menuliskan note of the day sebagai pendukung perkuliahan
filsafat. Selama proses perkuliahan disarankan untuk membaca buku tentang
filsafat seperti bukunya Emmanuel Kant dan beberapa referensi yang beliau
tulis yang di buat di blog beliau (powermathematics.blogspot.co.id). Pada perkuliahan beliau memberikan tugas untuk
melihat video pembelajaran yang beliau mat di youtube sebagai tugas pertma
kemudian membuat CV dan lima pertanyaan sebagai tugas selanjutnya.
Tugas-tugas ini kemudian dikirim dengan format pdf dikirim lewat WA. Beliau mengawali
materi filsafat tentang yang ada dan yang mungkin
ada. Hakikat metode pembelajaran Filsafat adalah mengubah dari yang
mungkin ada menjadi ada. Unsur ada pada objek filsafat telah
jelas bahwa segala sesuatu yang kita ketahui, yang kita telah lihat atau
amati, serta yang kita pikirkan yang kemudian dapat kita jelaskan dan
refleksikan secara jelas. Sedangkan unsur yang kedua dari objek filsafat
yaitu yang mungkin ada, maksud dari unsur objek filsafat
yang kedua ini adalah segala sesuatu yang belum terjadi, masih bersifat
abstrak, belum kita ketahui dan belum pasti |
|
|
|
|
2 |
Luruh
Ego 1 Perkuliaahn
yang kedua atau pertemaun yang kedua dimulai dengan pelaksanaan luruh ego.
Luruh ego ini diterapkan memiliki maksud agar meluruhkan ego yang kita
miliki. Bahwa masih erdapat kelemahan dan kekurangan yang terdapat pada diri
kita. Untuk hasil luruh ego yang pertama ini saya mendapatkan skor 0. Selian
itu masih banyak mahasiswa yang mengalami hal yang sama yaitu mendapatkan
skor 0. Pada penerapan luruh ego ini, beliau menyampaikan bahwa nilai 0 atau
tidak bisa menjawab ini menandakan bahwa mahasiswa dating diperkuliahan
dengan masih kondisi yang belum paham tentang filsafat. Beliau mengahargai
dari hasil yang didapat dari luruh ego ini. Perkuliaahn kemudian dilanjutpada
luruh ego ini kan dengan penjelasan dari pertanyaan-pertanyaan yang beliau
sampaikan di luruh ego ini yang dikombinasi dengan tanya jawab dengan
mahasiswa. |
|
3 |
Luruh
Ego 2 Pada
pertemuan kedua perkuliahan masih dilakukan kegiatan luruh ego. Ini merupakan
luruh ego yang kedua. Melalui mekanisme dan cara yang sama Prof Marsigit
menerapakan kegiatan luruh egonya. Dalam luruh ego ini saya masih mendapatkan
skor 0. Hal ini menandakan bahwa masih terdapat kelemahan dan kekurangan yang
terdapat pada diri saya terkait dengan matakuliah filsafat. Beliau memberikan
penjelasan terkait dengan soal-soal luruh ego. Pada perkuliahan beliau
melakukan tanya jawab dengan mahasiswa terkait dengan apa yang belum dipahami
terkait dengan luruh ego ini. Prof. Marsigit masih mengapresiasi dan
memberikan motivasi kepada mahasiswa dari semua hasil yang diperoleh oleh
mahasiswa untuk senantiasa membaca referensi serta beberapa tulisan yang
dibuat oleh beliau yang ada di blog beliau. Untuk itu
sebagai bentuk terapi kita terhadap ego yang ada pada diri kita, kita bisa
membaca facebook dalam bentuk note of
the day. Note of the day
sebagai bentuk refleksi dalam kehidupan kita sehari-hari. Melalui note of the day ini banyak berisikan
tentang nasehat-nasehat yang sangat bagus sebagai pemahaman bagi kita, dalam
berinteraksi baik dengan keluarga, tetangga, teman kerja dan bahkan kepada
Allah SWT. |
|
4 |
Luruh Ego 3 Untuk
perkuliahan ini Prof Marsigit masih menerapkan tes luruh ego. Hampir sama
dengan model tes sebelumnya, luruh ego ini istilah-istilah yang ditanyakan
semakin bervariasi dan memiliki tingkat kesukaran yang lebih dibandingkan
dengan luruh-ego sebelumnya. Pada luruh ego kali ini saya mendapatkan skor 0
dan selalu menginstropeksi diri untuk selalu membaca referensi yang terkait
dengan filsafat. Setelah melaksanakan luruh ego, seperti biasanya beliau
menjelaskan tentang apa istilah-istilah yang digunakan dalam luruh ego.
Kemudian beliau melanjutkan perkuliahan dengan melakukan tanya jawab dan
diskusi dengan mahasiswa terhadap apa yang belum dipahami terkait dengan
perkuliahan filsafat atau makan-makna lain dari hasil membaca blog dan note
of the day. |
|
5 |
Pada
pertemuan ini Prof Marsigit ijin tidak dapat masuk kuliah dikarenakan kondisi
Beliau yang kurang sehat. Pada pertemuan ini beliau memberikan tugas secara
berkelompok untuk membahas mengenai pengalaman beradasarkan buku Emmanuel
Kant. |
|
6 |
Luruh
Ego 4 Pada
perkuliahan ini Prof. Marsigit masih memberikan akativitas luruh ego. Setelah melaksanakan luruh ego, seperti biasanya
beliau melanjutkan menjelaskan istilah-istilah yang digunakan dalam luruh ego
dan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab dengan mahasiswa. Pada luruh ego ini saya masih mendapatkan nilai
0 dan masih banyak mahasiswa yang mendapatkan nilai 0. Tentunya soal-soal
yang digunakan pada luruh ego kali ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih
tinggi. Inilah esensial dari program luruh ego yang senantiasa dilaksanakan
diawal setiap perkuliahan sebagai bentuk luruhnya ego. Dapat dijelaskan bahwa
berfilsafat itu berjuang melepaskan mitos untuk menuju logos. Fungsi luruh
ego yaitu mengakui dan menyadari luruhnya ego kita dan mengadakan yang ada
dan yang mungkin ada |
|
7 |
Luruh Ego 5 Pada pertemuan
kuliah ini Prof Marsigit masih melaksanakan program luruh ego. Luruh ego yang
diterapkan ini ternyata masih banyak mahasiswa yang mendapatkan nilai 0. Hal
ini sebagai bentuk evaluasi pada pertemuan sesudahnya bahwa masih banyak
mahasiswa yang ketika melaksanakan luruh ego-luruh ego yang dilaksanakan
banyak pemahaman yang masih banyak belum dipahami oleh mahasiswa. Semua soal
yang di gunakan oleh beliau berasal dari bukunya Immanuel Kant dengan judul the critique of pure reason. Untu itu,
Prof Marsigit selalu memberikan nasehat untuk senantiasa membaca tentang
berbagai referensi yang berkaitan dengan filsafat |
|
8 |
Materi Filsafaf Pendidikan Tentang Syntesises On
The Philosophical And Theoretical
Ground Of Mathematics Education Perkuliahan ini menjelaskan tetang dasar atau
landasan filosofis dan teoritis pendidikan atau pembelajran matematika. Beliau
menjelaskan terdapat 18 kegiatan atau aktivitas landasan filosofis dan
teoritis. Masing-masing aktivitas memiliki rincian keyword yang kemudian
dapat dikembangkan ke dalam bidang yang lainya. Pada perkuliahan ini
mahasiswa diberikan tugas untuk memilih satu aktivitas landasan filosofis dan
teoritis untuk didiskusikan dan dikembangkan menyesuaikan bidangnya. Kemudian
diskusi mahasiswa bisa mengacu pada pertanyan-pertanyaan sebagai berikut: Membahas implikasinya terhadap praktik
pengajaran matematika? Yang mana di
antara mereka yang paling menguntungkan bagi Anda dan pengajaran Anda?
Menjelaskan |
|
9 |
Materi
Filsafat Pendidikan Perkuliahan
menjelaskan tentang Politics and Idiliogy of Education. Prof. Marsigit
membagi perkembangan masyarakat mulai dari industrial Trainer, Technological
Pragmatism, Old Humanism, Progressive Eduacotor sampai dengan Public
Educator. Masing-masing tahapan tersebut dipilah dalam beberapa aspek
/landsan pendidikan mulai dari politik pendidikan sampai dengan orientasi
kurikulum. Masing-masing memiliki landasan filosofis yang berbeda. Beliau
memberikan contoh bagaimana realitas pendidikan di Indonesia yang sebagian
besar masih bertahan pada tahapan Old Humanism, belum masuk pada tahapan
progressive educator. Di akhir kuliah beliau juga sedikit membahas karya
besar di bidang Filsafat Immanuel Kant yakni The Critique of Pure Reason yang
menjadi bahasan utama disertasi Prof. Marsigit. |
|
10 |
Materi
Filsafat Tentang Etika dan Estetika Perkuliahan ini
membahas mengenai tema diluar dari pada perencanaan perkuliahan filsafat.
Namun materi atau tema ini dapat dijadikan sebagai bahan pegangan bagi kita
semua dalam berinteraksi dengan oranglain. Dalam berinteraksi dengan siapapun
diperlukan diperlukan yang namanya etika dan estetika. Dalam mempraktikan
etika dan estetika dalam kehidupan kita sehari-hari tidak mengenal yang
namanya pangkat, gelar, kasta dan lain sebagainya. Namun seyogyanya ketika
kita berinteraksi dengan orang yang lebih tua dari pada kita, kita harus
menunjukan kesopanan yang baik sehingga orang yang lebih tua dari pada kita
merasa dihormati dengan kesopanan yang kita lakukan. Kemudian diakhir
pertengahan perkuliahan beliau memberikan contoh yang sangat luar biasa
sekali tentang etika dan estetika. Hal ini bisa menjadi referensi bagi kita
semua dalam berinteraksi dengan orang lain. |
|
11 |
Menjelaskan
Tugas Akhir Perkuliahan ini menjelaskan tentang tugas akan
dibuat oleh mahasiswa yang akan dikumpulkan diakhir semester. Beliau
memberikan istilah pada tugas yang diberikan dengan sebutan tugas akhir.
Tuagas akhir terdiri dari tugas yaitu tugas akhir 1 dan tugas akhir 2. Tugas
akhir satu bertemakan
tentang inovasi pendidikan dan pembelajaran sedangkan untuk tema tugas akhir
dua bertemakan tentang penerapan filsafat dalam pendidikan dan pembelajaran,
kemudian dideskripsikan sesuai dengan bidang masing-masing. Proses pengerjaanya
diberikan waktu oleh Prof. Marsigit selama dua minggu. Hal ini diharapkan
mahasiswa dapat memberikan yang terbaik terkait tugas yang dikerjakan |
|
12 |
Proses
Menyelesaikan Tugas Akhir 1 dan Tugas
Kahir 2 Pada
pertemuan ini beliau menginstruksikan untuk memanfaatkan waktu yang diberikan
untuk mengerjakan tugas akhir satu dan tugas akhir dua. |
|
13 |
Proses
MenyelesaikanTugas Akhir 1 dan Tugas Kahir 2 Pada
pertemuan ini beliau menginstruksikan untuk memanfaatkan waktu yang diberikan
untuk mengerjakan tugas akhir satu dan tugas akhir dua. |
|
14 |
Review
Tugas Akhir Perkuliahan
ini diisi dengan penjelasan beliau terkait dengan hasil tugas akhir mahasiswa
yang telh dikumpulkan. Beliau mengambil secara acak beberapa tugas mahasiswa.
Terdapat tugas yang belum sesuai dengan tema yang ditentukan. Beliau masih
memberikan kesempatan waktu kepada mahasiswa untuk memperbaiki tugas
akhirnya. Pada kesempatan ini beliau melanjutan perkuliahan dengan menjelaskan tugas yang
dimaksud dan arah yang diinginkan dari tugas akhir ini. |
|
15 |
Review
Tugas Akhir Pertemuan
ini Prof. Marsigit memberikan pengutaan dan penjelasan ulang terkait dengan
tugas akhir satu dan dua. Beliau masih memberikan kesempatan waktu kepada
mahasiswa untuk memperbaiki tugas akhirnya. |
|
16 |
Finalisasi Tugas Akhir 1 dan Tugas Akhir 2 Pada
perkuliahan ini di isi dengan pengecekan secara langsung tugas akhir yang
dikerjakan oleh mahasiswa. Terdapat beberapa temuan bahwa tugas yang dibuat
masih bersifat menyempit dan diinstruksikan untuk kembali ketema awal. Beliau
menginstruksikan judul yang sudah dibuat untuk dijadikan sebagai sub judul
sehingga tugas yang dihasilkan bisa mengandung makna yang luas. Beliau masih
memberikan waktu untuk memperbaiki tugas akhir. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar